Viewer

Rabu, 31 Desember 2014

Damailah sejenak :)

Empat hari yang lalu ada berita bencana dan duka untuk negeri kita, kecelakaan AIRASIA, menjelang penghabisan 2014. Sungguh ini bencana yang berat bagi semua, semoga keluarga, kerabat dari korban diberi kekuatan dan diberi tempat terindah bagi semua korban, AMIN. 
Semua kalangan saling bahu membahu mengerahkan tenaga untuk membantu mengevakuasi korban. Walikota Surabaya, BASERNAS, TNI AL, Polisi, Presiden dan Wakil Presiden bahkan nelayan di Pangkalan Buun yang menjadi saksi mata bersedia ikut membantu pencarian korban. Para Psikolog dan Mahasiswa Psikologi juga turut membantu menenangkan keluarga dan kerabat para korban di Bandara Juanda Surabaya. 

Salah seorang teman kuliah yang kebetulan sedang berada di Surabaya hadir ke Juanda untuk membantu memberikan bantuan, menenangkan dan meredakan efek trauma pada keluarga korban. Ketika berada di lokasi langsung, tentu suasana beda dengan suasana saat kita hanya menonton berita dari dalam televisi di kamar, kantor atau warung. Perasaan empati dan turut berduka tentu dirasakan. 

Sementara semua orang sedang berusaha mengevakuasi dan berdoa, sebagian lainnya meributkan sesuatu hal di media sosial yang kurang pantas. Akan lebih indah teman, jika kita yang sekiranya tidak bisa membantu dan meringankan beban orang lain memilih untuk diam dan berdoa agar proses berjalan dengan lancar. Akan lebih indah teman, jika tidak saling memperkeruh suasana. Jika ada yang memberikan informasi mari bersyukur setidaknya ada media yang masih terus berusaha memberikan info yang diharapkan oleh keluarga. Cobalah untuk melihat dari segi positifnya, dengan tidak mengaitkan dengan hal lain. 

Memberikan pendapat dan kritik memang boleh apalagi kalo membangun, tapi mari sejenak kita mengutamakan doa dan saling support bagi semua yang telah berusaha menjalankan tugas dan kewajibannya.

:)

Kamis, 18 Desember 2014

Kamar Ini

Hai..sudah berapa lama tak jumpa?. Apa kamu masih mengejarnya?. Apa sampai nanti akan saling menutupi?.
Hai..ngomong-ngomong aku sudah tak tahan bersembunyi di balik ekor mataku.
Hai..benarkah kamu tak pernah sekalipun menyukaiku?
Hai..hari ini, bahkan malam sebelumnya, dan malam sebelumnya aku melihatmu dalam tidurku.
Kamu tiba-tiba tak pernah absen mengunjungiku. Benarkah kamu tak suka padaku?
Kamu baru menyadari akhir-akhir ini bukan?
Sudah lama aku memohon dengan keras, kamu masih acuh.
Sudah lama aku ingin dilihat, namun sekarang baru kamu melihat dengan benar.

Pesona

Wahai engkau manusia bermata indah..
Bolehkah kulihat..sedikit saja..kehangatan disana..
Wahai engkau pria bersuara indah..
Bolehka kudengar getaran kau panggil namaku
Tak kan mudah melepaskan keindahanmu
Berhari-hari ku nikmati itu
Melalui tatapan dinginmu
Tak kan mudah merelakan wangimu
Setiap detik kuberlari mengejarmu
Hai..sungguh pesona.
Hai..kau mempesona
Bergerak cepat menuju tujuanmu
Bergerak lambat saat kau bimbang
Tak kan mudah melepaskan keindahanmu
Berhari-hari ku nikmati itu
Melalui tatapan dinginmu
Tak kan mudah merelakan wangimu
Setiap detik kuberlari mengejarmu

Selasa, 16 Desember 2014

Konsekuensi Cinta

Kebiasaanku yang gak pernah hilang adalah ngobrol sama orang asing dimana pun aku berada. Kemaren pas lagi di perjalanan pulang ke Bondowoso, di dalem kereta aku duduk hadep-hadepan sama seorang ibu paruh baya sama anak perempuannya yang masih sekitar umur 12 tahun. Empat jam perjalanan Surabaya-Jember aku dapat pelajaran tentang kehidupan berumah tangga ._. 
Jadi begini ceritanya...

Cermin Gadis.

Cinta bukan masalah seberapa lama kita saling mengenal. Cinta adalah perasaan seberapa nyaman kita bersamanya. Tak butuh waktu lama untuk menyadari cinta datang, kalau memang Tuhan berkehendak. Tak pernah memilih kepada siapa cinta ini jatuh dan rela terhempas. 
Seorang sahabat baru saja bercerita tentang perasaannya baru-baru ini. Ia sedang jatuh cinta. Jatuh cinta pada orang asing yang hanya dalam satu kedipan mata ia rela jika harus sakit saat cinta tak terbalas. Sebuah perasaan yang orang akan bertanya-tanya apa iya itu cinta atau pesona lukisan Tuhan yang digambar sungguh elok di rupa manusia.

Rabu, 03 Desember 2014

Tato dan Jas

Mulut memang lebih tajam dari ribuan tusukan pisau. Saat elo ditusuk tajamnya pisau tepat di jantung akan lebih mudah mati dengan sekali rasa sakit. Tapi mulut, elo gak akan langsung mati dengan mudah akibat hinaan, cacian, cibiran dan segala remeh temeh busuknya hati yang terselip dalam kata.
Tau apa kalian soal hidup orang per orang? Memang elo mau buat ngerasain pahitnya tinggal di kolong jembatan, makan nasi aking, atau berpanas-pandi mandi debu buat dapet lima ribu perak. Dan juga stigma. Itu semua elo buat label sendiri bahwa orang kumel, celana robek pastilah penjahat kelas ikan teri yang hobi mangkal di terminal dan malakin sana-sini.

Kamis, 20 November 2014

Ucapkan walau hanya 1 menit

London, 12 Januari 2014

Rasanya sudah seperti puluhan tahun mengenalmu. Rasanya aku juga sudah mengenal bau keringat, suara khas tawamu, dan guyonan kasar yang setiap lima menit sekali terlontar. Kita bisa saja jatuh cinta hanya dalam sekali kedipan mata. Kita juga bisa saja tiba-tiba meyakini hal yang baru saja datang.
Sisa-sisa album kenangan untung masih terselamatkan dari terjangan amarahku beberapa jam sebelumnya. Kesalahanku adalah mengetahui betapa kuat cintamu untuknya yang sudah melenggang hilang bayangan.

Rabu, 19 November 2014

Ratu hutan dan kelinci

Setiap lekuk tubuhku tak pernah terlewatkan. Aroma wewangian parfum murahan yang kau beli di sudut pertokoan dekat rumah. Memang parfum bibit yang murah, tapi itu sudah cukup menggoyahkan imanku. Setiap helai rambut yang kau sibakkan di depanku, tak ayal menggelitik jemariku untuk menjambak saja semua helai rambutmu. Biar..biar kau berteriak. Tidak hanya aku yang meronta atas kesialan nafsu ini.

Sabtu, 15 November 2014

Jerawat Hidung

Sudah dua puluh empat purnama terlewati. Aku sudah siap menjadi dewi dari seorang dewa sejak empat purnama terakhir. Namun ternyata Sang Pemilik Kasih belum mengirimkan dewa untuk melindungi dewi ini.

Rabu, 22 Oktober 2014

Hati Yang Kau Lewatkan

Dear: hati yang tak dapat di singgahi.

Aku cemburu. Dua kata ini merasuki setiap jengkal nafasku. Tatapan mata tak pernah lepas untuk mengintipmu dari tembok pemisah ini. Mencuri-curi kesempatan yang diberi. Aku masih tak habis pikir, do i looks like a monster?atau patung tak bernyawa dan beraura?. Tidakkah aku pantas bagimu wahai manusia di ujung sana. 

Kebekuan itu hanyak kau tujukan untukku, tak pernah sekalipun kau tertawa karenaku. Menjerit tanpa pernah terdengar, menghela nafas panjang untukmu yang memejamkan mata untuk manusia di ujung sini.

Aku melewatkan banyak hal tentangmu,,atau memang aku kau lewatkan begitu saja. Berapa lama sudah jam pasir berganti posisi. Tetap saja akhirnya kau disana aku disini.


"Masih melihatnya?" elusan tangan hangat mampir di pipiku yang tak lagi kencang.
"Kau lihat, dia begitu bahagia. Dia selalu bahagia. Tapi tidak ketika bertemu denganku." 
"Dia bukan tak bahagia,,dan dia bukan tak melihatmu. Dia sibuk melupakan perasaan sesungguhnya untukmu."

Wanita disampingku dengan paras yang sungguh luar biasa indahnya, memegang erat tanganku. Tau akan reaksiku yang bagai tersambar petir.

"Aku tau, kau berteman dengannya sekian lama. Kutemukan ini di tumpukan buku bekas miliknya. Bacalah..."

"Haha,,susah sekali mengabaikan tawamu. Ternyata semakin ingin kutarik lenganmu dan tertawalah hanya padaku. Buatlah aku tertawa lagi dan lagi. 

"Bangsat! Kenapa bersedih! Tulisanmu sudah ku baca,,tapi apalah daya..

"Ini tahun ke dua kita bersama..besok aku akan merelakan saja. Bersama nyatanya tak mampu mengikat perasaan. Baik2 disana.
 
"Kau datang,,cantik sekali. Tapi istriku lebih cantik. Mudah2an kau musnah. 

Semua kubaca perlahan,menikmati setiap goresan tulisan yang kukenal betul. Tegas dan jelas. 
"Ini terakhir dia menulis" ujar wanita cantik disebelahku, masih memegang erat tanganku.
"Karena hari itu kalian menikah...." 
"Dia begitu kuat melupakanmu. Tapi, ternyata dia gagal. Kau tau siapa nama anak kami?"
"Putri, kan?" Ujarku dengan air mata yang memperparah kuasan make up menjadi buruk rupa.
Belum sempat wanita itu menjawab.."Sophia!! Jangan lari2! Papa capeknya ngejarnya!"


Mataku tercengang, kuping berdengung dan badan berkeringat. Laki-laki itu menoleh ke arahku, dan tersenyum. Senyum tulus pertama yang kulihat.
"Benar Sophia,, nama anak kami Mahadewi Putri Sophia. Persis nama mu kan,,Mahadewi Sophia" 

Sabtu, 18 Oktober 2014

Si Manis jantan

Aku terlahir sebagai anak laki-laki bersama saudara kembar perempuan, dari rahim ibu pemecah batu. Terlahir di sebuah kota gersang, sedikit penduduk dan sunyi temaram di sepanjang hari. Pelosok Pulau Jawa bagian timur.
Aku tumbuh dan terdidik sebagai pejantan tangguh. Membantu ibu mengangkat tumpukan karung goni berisi batu, terkadang pasir. Saudara kembarku dicintaiNya, umur dua bulan sudah menghadap Sang Khalik. Untunglah, dia tak perlu melihat atau bahkan tangannya yang pasti halus terpaksa terkena goresan karung kasar, batu atau benda-benda yang aku pun tak suka.

Rabu, 08 Oktober 2014

Kasih Karna

Harusnya sudah kupikirkan sebelum mengantarmu pada malam suci ini. Menatap hiasan bunga segar, lampu cantik dimana-mana, makanan minuman-yang dulu pernah kau suguhkan padaku- terhidang untuk menyambut mereka dan dirinya, bukan aku. Apa yang sudah kulakukan sekian tahun bersama mu? Bertindak bodoh dan memalingkan raut wajah cinta kasihku? Mana mungkin aku meladeni perasaan yang tak seharusnya atau mungkin seharusnya atau entah bagaimana seharusnya!

Bagaimana bisa aku menghantarmu sampai sejauh ini. Memasukkan berita yang sudah kuduga dan mengirim sendiri dg tangan dan hati terkoyak. Kalau kau pernah tercakar pipi indahmu oleh kucing liar itu tak seberapa, ini adalah luka yang bagaimanapun sampai mati. Mati oleh kebodohanku sendiri.

"Terimakasih Kasih, hari ini perjalananku di mulai berkatmu."
"Kamu mengirimkanku seseorang yg seumur hidup aku tunggu".
Sudah mengering airmataku, sudah bertahun-tahun sejak kalian bertemu aku menangis. Menangis untuk apa yg aku perbuat sendiri. Menangis untuk kemurkaanku atas hati ini.
"Berjalanlah bergandengan..menataplah ke depan. Kehidupan akan sangat indah untuk kalian. Aku akan membereskan di depan".

Di depan..membereskan di depan..aku harus membereskannya. Apa yang ada di depan harus ku pastikan semua kembali normal, tidak melulu berisi tentang kebodohanku. Tidak dengan begini sampai akhir hidupku. Toh aku tak kan selamanya menjadi Kasih. Kata Bunda, Karna akan selalu menjadi yg terbaik daripada Kasih.

"Karna, terimakasih telah mencintaiku. Kembalilah pada Karna" Raditya Rano.

Minggu, 21 September 2014

Cinta belakang pintu

Kutunggu pagi..ku ikat tali sepatu , kupasang sabukku
Kutunggu di bawah jam dindingku.,kuseduh kopi hitam dulu
Senyum sudah kupasang sejak dari rumah
Hati sudah kubuka sejak saat itu
Bertahun tahun kutunggu dirimu..di belakang pintu.

Tiba saatku menjalankan tugasku..
masih kupasang senyumuku
Berdegup kencang oh hati yang malang
Gemetar rasa oh kaki yang lemah

Hari menjelang siang makin ku tegang
Derak sepatumu terdengar sampai telingaku
Kubuka pintu dengan tangan hangat
Kulihat parasmu nan ayu..masih dengan senyum yang palsu
Begerak cepat di depanku.,
Seperti biasa, cukup tiga detik kau tatap aku

Masih kutunggu esok pagi.,membuka pintu untukmu.
Siang dan malam kutunggu datang dan pulangmu
Masih di belakang pintu..

Sabtu, 20 September 2014

Rumput tetangga tak selalu hijau

Usia emang gak pernah bohong. Sebesar apapun kita menyangkal gak pengen buru2 nikah, kalo liat temen di purpose tetep aja bikin envy ._.

Sabtu, 13 September 2014

Aku yg sama denganmu

Pertanyaan yang sering muncul dan sering dibahas dalam pertemanan adalah tentang percintaan. gimana kalo kita tidak mengejar jodoh, bagaimana kalo ternyata kita terlambat mengenal seseorang yang kita mau..bagaimana jika kita dipisahkan oleh hukum keadaan..

"dear kamu lelaki yg setiap hari menjadi semangatku. Beberapa hari ini aku menyebutmu diam-diam dalam hati. Memanggilmu dengan nada do rendah.
dear kamu lelaki yg dingin, yg masih menjadi semangatku. Wajahmu hangat,tapi tidak kepadaku. Seberapa besar semangatku menyapu,,bercanda denganmu..beribu acuh kau tujukan padaku.
dear kamu lelaki yg juga melihatku. Beberapa kali kau melihatku, tapi entah apa maumu. Tak ada kata yg terlintas dikedua matamu. Dear lelaki.."

"Aku berdiri disisimu setiap hari. Aku duduk bersebelahan denganmu. Membersihkan mejamu yg penuh dengan kertas coretan sketsa gambarmu. Aku suka caramu melukiskan wajah-wajah itu. Menyediakan kertas-kertas untukmu, memberikan tumpukan buku-buku yg kau perlukan."

"Aku yang berusaha menahan tatapanku. Kamu yg berusaha acuh padaku. Aku yang menghentikan mauku. Kamu yg belari menjauh namun juga masih menatapku dari belakang."

"Aku yg sama denganmu. Aku tau posisiku. Aku yg sadar diri akan diriku. Aku yg bersalah dengan semua perasaan ini.
Aku..yang sama denganmu."

Aku yang sama denganmu.

Sabtu, 06 September 2014

Pertemuan ..

"Tepat di depan matamu ada sungai mengalir, luas sebuah sungai yang besar..walaupun gelap dan dalam, walaupun arusnya deras,.tidak perlu ketakutan, walaupun kau terpisah ya tepian pasti ada."

Sabtu, 30 Agustus 2014

find out your home

Hampir dua bulan aku libur masa kuliah. Otomatis aku pulang ke kampuang halaman. Aku kuliah di Surabaya, kota yang panas mengalahkan panas mata ketemu mantan yang brengcek, yang gerahnya mengalahkan gerah ketemu musuh bebuyutan. Surabaya yang engga pernah ngantuk, disaat semua orang pengen bobo nyatanya Surabaya masih ingin menawarkan pesona lain. Hiburan, makanan, kemacetan dan segala kesibukan lagi layaknya kota besar. 

Jumat, 29 Agustus 2014

It's not what you wear. IT'S HOW YOU WEAR :)

Berbicara tentang life style apalagi soal fashion emang nggak ada matinya dan gak pernah jadi bahan pembicaraan yang basi. Dari tahun ke tahun perubahan selera berbusana udah mengalami banyak perubahan. Uniknya gaya berbusana bisa mengalami pengulangan gaya, misal nih gaya berbusana era '80an sekarang keluar lagi. Biasanya sih disebut vintage, old fashion, yang warnanya cenderung warna-warna pastel, ada juga yang sekarang lagi up to date corak busananya flower print, warna serba ngejreng kayak lampu disko.

Elo yang punya emak kelahiran era '60 atau '70 an pasti bakal nemuin di lemari mereka tumpukan baju mereka dengan corak yang kita gandrungi sekarang. Warna pastel, flower print atau pulkadot.  Kalo dulu kita lihat foto mereka di album dengan pakaian kayak gitu, pasti kita pernah ketawa dan bilang "ya ampun taon berapaa ini ma, norak bener warnanya!haha." Ternyata justru kita sekarang yang ingin merasakan keunikan style mereka dulu. Justru kita bangga banget tuh kalo dapet stuff yang kesannya vintage. Mulai dari baju dan aksesoris.

Selera fashion juga bermacam-macam tentunya, dan itu semacam branding ke diri kita. Kalo elo Syahrini lover elo pasti percaya semua yang dia pake adalah barang branded dan mahal. Because what? dia mulai muncul dan continue dengan make barang branded ternama dan melabelkan dirinya memang seperti itu, selera yang dia miliki adalah glamor dan itu nggak salah. Seperti kebanyakan anak band yang stylenya selalu catchy trendy chibi chibi hak hak hak.

Gue adalah tipikal cewek yang nggak terlalu ngikutin style fashion yang misalnya lagi musim nih. Gue lebih suka beli baju, celana, atau aksesoris yang emang cocok di badan dan warna kulit gue. Kalo tahun ini lagi musim tabrak warna gue gak akan ngikutin kalo jatohnya di gue justru tabrak lari. Kalo tahun lalu lagi nge-hits banget pake gelang setumpuk plus kalung berlapis baja, gue nggak akan serta mulia ngikutin kalo keliatannya di gue justru kayak toko berjalan. Kenapa? karena masalahnya adalah pertama, yang biasa kita jadiin contoh adalah artis dan para model yang mau digimanain juga pasti akan terlihat cantik dan pantes. Gue nggak bilang kalo kita gak berhak kayak mereka ya. Semua orang berhak tampil menawan, tapi menurut gue semua nggak harus ngikutin apa yang mungkin kurang cocok di kita. Kedua, kalo kita cuma pengen ngikutin style orang tapi kita sebenernya nggak PD justru keliatan nggak bagus. Kalo kita PD sama apa yang kita pake, no problem, mau style kekinian kek, mau old style kek. 

Bagaimanapun fashion bakal mempengaruhi gaya berbusana kita yang terpenting adalah apa yang pas untuk kita dan kepercayaan diri kita. Mau ngikutin gaya artis?why not toh kita deserve to be pretty..to be handsome..to be classy.
So, fashion adalah bagaimana kita menggunakannya. Bukan tentang apa yang kita pake atau apa yang lagi nge-hits. Kaos oblong aja kalo elo make bisa aja kesannya classy dan glamor (aksesorisnya kalung berlian, muehehehe).  


Salam, fashionista.( yang tak nista )

Senin, 25 Agustus 2014

CInta beda dunia. End.

Kecurigaan gue belom sepenuhnya kejadian sih. Berharap emang gak akan terbukti. Sampe suatu Panji pamit ke gue, doi mau ke Jogja ngebantuin tugas skripsi temennya--lagi-lagi temen cewek. Dia posting di path said something like,,"bye jakarta, hello jogjes" dan Rinka ini komen lagi dan lagi. Masih dengan embel-embel lovenya yang gak bisa ketinggalan kalo buat Panji. "Take care Endut *kissblow*". Menurut nganaaaa, manis bener manggilnyaaaa, walaupun emang Panji gendut tapi sounds like panggilan sayang kan jadinya. Gue gerah dan udah pengen nyiram-nyiram muka orang. Fuufufufuufuffuufuf. 

Cinta beda dunia Part3

Hebatnya Panji lagi, dia ngenalin gue ke semua temen-temen deketnya. Sampe suatu hari gue diundang ke ultah temennya, Mega, di cafe khas anak gaul Jakarta. Sampe disana..jrengggggg!!!
"Panjiiiiiiiii,,,akkkk thanks udah dateng! (HUG)" Dia meluk cowok gue di depan mata gue. Pelukan ala cony dan brown. Bukan pelukan biasa. Gue syok, bukan karena gue gak pernah ngeliat itu di tv. Bukan juga karena gue gak pernah ngeliat pelukan secara live. Tapi gue gak pernah ngeliat secara langsung pacar gue dipeluk sama cewek selain gue. Gue aja meluk ala kadarnya enggak ala cony brown. 

Cinta beda duni Part2

Semasa pacaran sama Syarif gue selalu ngerasa dia yang butuh gue, gue terlalu cantik, terlalu berharga, terlalu baik untuk ditinggalkan begitu saja. I never told him that i miss him, i never doing something romance, i never said sorry before. Tapi seberapapun cueknya gue bukan berarti gue gak sayang sama dia. Gue sayang cuma gue gak bisa dan gengsi untuk mengungkapkan semua. Semua selalu dia yang melakukan, dan menambah keyakinan bahwa gue adalah yang terbaik buat dia. Tapi ternyata keyakinan diri gue yang berlebihan itu justru ngebuat hubungan kita makin lama makin basi. Tahun ke empat gue pacaran masalah makin menjadi-jadi dari sana sini. Intinya gue putus sama Syarif, kali ini gue yang berusaha buat memperbaiki semua kesalah gue. Tapi gue udah gak boleh egois lagi, he deserved to be happy without me. And I deserved to be happy with another way. 

Cinta beda dunia. Part1

Semuanya tiba-tiba serasa sesak, langitnya masih luas udaranya masih segar tapi kenapa tubuh gue gak merasakannya. Seakan-akan semua terisi layar dan mempertontonkan perjalanan asem manis cinta gue. Gue bahagia sekarang, tapi kenapa emosi masih meledak-ledak siap menghancurkan tubuh gue sendiri.
"Amrita!hey..kok bengong?jadi gimana nih elo mau pake EO yang mana?" Bashira menggoyang bahuku.
"Hehe..sorry Bash. Gue salah gak sih kemaren? Harusnya gue ngerti ya kalo mereka sahabatan udah lama, jauh sebelum  gue kenal Panji." Bahkan kepiting yang biasanya menggugah selerapun, gue cuekin cuma gue ubek-ubek isinya.
"Salah sih enggak, cuma emosi elo itu yang kelewatan ta. Untung Panji sabar banget, kalo itu macan tutul udah digaruk kali mulut lo."
"Ih..ya kali gue macarin macan.Tauk ah, elo aja deh yang mikirin tema apa. Pusing gue, bisa-bisa entar gue kasih tema Kembalinya Wewe Gombel lagi ultah dia."
"Hahaha..ude ah. Menurut gue sih gak ada gunanya elo curiga sama hal yang gak ada buktinya. Kecuali Panji kayak manta elo atu-atunya noh. Baru deh curiga siaga satu."

Andai aja gue bisa lepas dari bayang-bayang kisah kasih klasik dulu, pasti gak akan emosian gini. Andai aja gue koleksi mantan pacar, siapa tau jadi kebuka wawasan akan kelihaian lidah lelaki. Kapan mereka bohong, kapan mereka jujur, mereka beneran sayang apa palsu semata.
Harusnya malem ini gue mengurus keperluan surprise ulang tahun plus kelulusan Panji, pacar yang sabarnya gak ada duanya. He's a man who i dream it. Tapi sebelom hari ini, ada hari kemaren dimana rasanya gue merasa sangat bodoh dengan menghancurkan diri sendiri dan Panji.

Gue mutusin pulang dan nyerahin semua ke Bashira. Dia salah satu temen deket gue yang punya usaha EO. Gue bingung mau kemana, mau pulang juga pasti gak bisa tidur cepet. Muka udah kusut anyep kayak eeg ayam, bau badan udah kayak nasi basi udah nggak banget lah. Gue ngelewatin kantor Panji, gue akhirnya mutusin buat markir mobil di sudut kios dekat kantor Panji. Sekali-kali menikmati suasana selarut ini mungkin menyenangkan. Kursi kayu yang biasa kita duduki baru saja di cat ulang rupanya. Gue lebih suka warna yang sekarang. Warnanya putih dan ditambah pot bunga di sebelah kiri kursi. Gue duduk berharap kayak di ftv muncul pacar gue dan bilang " Aku yang salah sayang".

Try again, when you still need it.

Setelah mutusin buat blogging lagi, semua yang ada disekitarku seperti mempersembahkan cerita untuk ditulis. Dulu kayaknya pasti bakal lewat gitu aja, tapi sekarang semuanya jadi unik dan kayak ngasih pesan tersendiri. Kemaren, aku cuci otak ke panteee yang yah ga jauh dari rumah lah. Tapi sekalipun aku nggak pernah kesono, looks like "biasa aja pantenya". Tapi, waow prediksi salah total. Keren banget, anginnya, pantainya, viewenya bahkan makanannya. Terletak di Kota Jember entah arah mata angin mana, they called PAPUMA (Pacaran Pulang Malam). Haha, beneran deh itu singkatan ternyata banyak banget yang mojok dengan kostum yang "khas ababil pacaran". Duduk diujung dermaga saling memeluk dan men....ahsyudahlah, seakan-akan mereka lupa ada ombak yang siap mencuci muka mereka.

Tapi, cerita kali ini it is not about the beach. Jadi, untuk dapet spot yang bagus buat ngeliat view kita harus naek ke atas bukit, ada puluhan tangga untuk sampe disana. Aku aja yang masih muda capek banget, ngos-ngosan begitu sampe di atas puncak. Ternyata, di atas ada satu nenek yang ngejual minuman dingin. Aku kira di atas dengan kondisi jalanan kesononya yang susah, cuma ada muda mudi doang. Alhasil nenek ini menyita perhatianku dengan begitu banyak dagangannya. 

Selasa, 19 Agustus 2014

fake fairy tales.

Being in love..
It was your birthday..your 17th birthday..
For the first time i saw you, on the ladder with your white gown.
The glow was light up for the princess
All of friends was mesmerized by your gorgeous 
I had my beat fast before you down stair
I had lost my mind before you saw me..and the fairy tales was end.

The princess are undergoing her happiness life
Then my heart has been seeing on you
We were laughing..You are laughing..always try to keep your smile.

You are looking at me now ..realizing there is a man beside you
Hold tightly my arms and ask me to stay with you
with you...spending the time..to be you prince
The clock are ringing..yes it's ringing babe..a fairy tales doesn't exist for me
We can in love, we can together, we can do anything you want..
But hey babe..its your destiny in white gown ..and this man with his hammer.

Love is not fair for us, and the true happiness will disappear forever..
Yes babe..a fairy tales do not happen to us 

 I have been looking at you..looking at you darl.

Everyone has their own light.

Aku ceroboh, pelupa, keras kepala yah sifat alami dari aquariusnianwati. Menurut ilmu perbintangan sih gitu. Tapi bener banget emang, enggak ada barang yang berhasil kesimpen lama di kotak lemari, kotak pensil, bahkan yang pasti kepake terus. Charger hape udah bolak-balik cere sama hape, catokan rambut udah milih pindah kelain rambut, Bolpoin beli hari ini bakal musnah 3 jam kemudian beserta kotak pensilnya. Berlangsung berapa lama? Yes semenjak guehh bisa pake rok sendiri.

Minggu, 17 Agustus 2014

Pocong means Cowok PHP ?

Kisah kali ini masih tentang tetangga sebelah, Murni. Setelah obrolan tentang tips dan trik buat interview kerja kita mulai ngobrol ngalor ngidul. Si Murni ini sebenernya jarang banget maen kerumahku ya karna aku sendiri jarang banget keluar rumah jadi tetangga-tetangga juga gak ada yang tahu kalo aku pulang. Iseng aku nanya, "Tumben Mur maen kesini malem-malem lagi?"
"Iya nih mbak, itu ibu lagi ngobrol sama mamamu kan mbak di depan nah dirumah gak ada orang aku agak takut," kata Murni. Aku heran tumben banget dia takut biasanya juga sering dirumah sendiri. "Emang kenapa dirumahmu?"kataku. "Itu loh mbak kemaren malem aku nonton acara Jejak Petualang atau apalah yang setan-setan itu, nah disitu kan beneran setannya engga bohong-bohongan, jadi keliatan beneran gitu. Eh tiba-tiba pas Ki..(entah aku lupa) bilang ada pocong yang dia liat itu pocong nongol di kamera dan kena zoom! Serem banget mukanyaaa mbakk!!"

Psikolog bekerja..jengjeng!!

Pada suatu malam menjelang detik-detik kemerdekaan aku baru yakin aku sudah pantas menyandang gelar sarjana psikologi.Pada malam itu tetangga sebelah bertamu kerumah. Doi baru lulus SMK tahun ini dan lagi sibuk cari kerja kesana kemari membawa alamat Jeng Jeng!!. No, dia kesana kemari membawa CV tapi belom ada panggilan yang masuk.

Jumat, 15 Agustus 2014

Kasur dan Sprei

Berkali-kali aku bercerita tentang temen-temenku entah itu soal kebegoan kita, ke absurdan, kecantikan, kemempesonaan, kefenomenalan, kemasyhuran, ke....mm oke kita emang terkenal sih. "ditimpukgalon.
Kita bagaikan kasur dan spre yang gak bisa pisah dan gak akan cakep kalo gak disatuin. Lima gadis manja dan dua lelaki gagah-gagahan yang menuh-menuhin Kota Malang. Kita udah berganti formasi bolak-balik mengalami pertambahan dan pengurangan anggota. Haha ya keleuss anggota band, enggak sih kita tetap bersatu padu itulah pertemanan. Kali ini yang pengen aku share adalah tentang perpisahan kasur dan spre :( .

Minggu, 10 Agustus 2014

Could be anything

Gak semua kisah dalam blog adalah cerita dari si penulis. Terlalu banyak hal menarik dari lingkungan disekitar kita yang sayang banget kalo dilewatkan. Cerita-cerita yang lebih menarik untuk disajikan dan lebih valuable. Kita bisa dapetin cerita dari temen, dari sahabat, sodara, atasan, rekan kerja, ibu-ibu perumahan yang tiap pagi dan sore pada ngerumpi, dari dosen, bahkan celotehan anak-anak kecil yang unyu. Semua cerita kalo kita peka, pasti mengandung nilai dan pesan.

Selasa, 05 Agustus 2014

Meet up

Karena yang terjalin akan terkenang
Hampir 7 tahun lebih kita nggak ketemu. Tentu udah banyak banget perubahan di dalam hidup kita masing-masing. Hari Raya Idul Fitri  tahun ini semua lagi pada bisa mudik ke kampung halaman. So,,aku berinisiatif ngadain acara halal bihalal menjalin silaturahmi lagi. 

Menurutku, dunia maya nggak akan mampu menjembatani kerinduan dan tali kasih secara utuh.

Minggu, 03 Agustus 2014

Sapaan Hangat

Assalamuallaikum..selamat pagi..

Dimulailah pagi ini dengan mengecek handphone dan kemulesan di kamar mandi ternyaman sepanjang masa. (Sorry kebiasaan,,ngebawa hp kemanapun daku pergi ._.). Ngecek whats'up dari grup teman sepermainan,,permainan asyik sekalii..namanya kuda lumping. Temen gue ngebahas..wait.,guee???sejak kapan gue menulis kata gue. Well,,gue bukan orang jakarta,,tapi no problem lah yaa,,biar yang baca ga ngerasa gue sok imut dengan ngomong "aku bilaaang".  Back to topic, temen gue ngebahas soal blog yang ditulis koh Alex soal "birds of the same feather flock together". Tentang keluhan yang selalu kita keluhkan, tentang seharusnya kita berkumpul dengan orang-orang yang memberi energi positif akan membawa dampak positif juga buat kita.

Dari situ gue tergugah untuk ngeblogging lagi, setelah berabad-abad punah. Kebiasaan gue adalah mampu membuat akun tapi melupakan semua pasword -___-". Alhasil kumpulan kisah sedu sedan pun turut lenyap bagai butiran debu. 

Oke mulai hari ini, gue akan mulai ngeblogging lagi menceritakan pengalaman gue dan orang-orang disekitar yang yaah gue harap bermanfaat buat orang lain. Jadi nggak hanya cerita yang kosong semacam buku diary yang isinya berending dengan "semoga esok lebih indah" tanpa pelajaran apa yang udah didapat. 

Shinta Dewi, 22th mahasiswi penuh arah dan tujuan sampe-sampe pusing mau kemana. 

Salam sayang