Viewer

Kamis, 20 November 2014

Ucapkan walau hanya 1 menit

London, 12 Januari 2014

Rasanya sudah seperti puluhan tahun mengenalmu. Rasanya aku juga sudah mengenal bau keringat, suara khas tawamu, dan guyonan kasar yang setiap lima menit sekali terlontar. Kita bisa saja jatuh cinta hanya dalam sekali kedipan mata. Kita juga bisa saja tiba-tiba meyakini hal yang baru saja datang.
Sisa-sisa album kenangan untung masih terselamatkan dari terjangan amarahku beberapa jam sebelumnya. Kesalahanku adalah mengetahui betapa kuat cintamu untuknya yang sudah melenggang hilang bayangan.


Kisah cinta,,tak ada yang seindah kekuatan Adit pada Tita, Rangga dan Cinta. Pria yang begitu kasar, acuh angkuh nyatanya meletakkan hatinya pada sasaran keacuhannya. Kebodohanku adalah meletakkan hati pada Rangga atau Adit yang nyatanya benar-benar acuh. Pria yang mengapa hadirnya selalu kutunggu. Pria yang datang pada mimpi tanpa pernah kuberharap.

London tak mampu mengubah dan memusnahkan suara tawamu. Aku berlari ke belahan bumi yang lain untuk sibuk melupakan luapan perasaan yang datangnya bagai satu jentikan jari. Semakin aku sibuk berlari semakin sakit. Sakit untuk mendustai yang pura-pura enyah dari mukamu.

******
Indonesia, 12 Juni 2014
Aku kembali untuk menyapamu. Menyapamu dalam keramaian yang aku muak harus ada disana. Menjadi bagian dari mereka yang bahagia. Mengapa tidak sejak saat itu saja aku terang-terangan saja kubilang aku cinta kau. Setidaknya aku sempat tau isi dibalik congkakmu itu. Kenapa tak ku teriakan dari London bahwa kejarlah aku kemari? Toh aku tak harus menahan malu di depan mata elangnya.
Aku kembali untuk menyapamu, dan menyapa wanita disampingmu yang menggenggam buket bunga terindah.




"Hey! Ngelamun terus. Kerjain itu laporan!"
"Astaga. Sekarang tanggal berapa?"
"Hah?13 Juni,mabok ?"
"2014?"
"Iyalah!"
"Coba lihat tanganmu"
"Apaan sih,,nih!emang kenapa tanganku??"
"Haha syukurlah.. Hai..I do love you. We are friend,,but yes i do love you. Oke, aku kerjain semua abis itu aku minta ijin cuti kerja. Aku mau ke London."
"Tiara?Elo tidur mimpi apasih?dan yaa sorry aku tapi cuma nganggep kamu temen..maaf ya ra..".

Semua memang hanya mimpi dan aku lega aku masih punya satu menit untuk bilang i do love you.
Indonesia, Jakarta 13 Juni 2014.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar