Pertanyaan yang sering muncul dan sering dibahas dalam pertemanan adalah tentang percintaan. gimana kalo kita tidak mengejar jodoh, bagaimana kalo ternyata kita terlambat mengenal seseorang yang kita mau..bagaimana jika kita dipisahkan oleh hukum keadaan..
"dear kamu lelaki yg setiap hari menjadi semangatku. Beberapa hari ini aku menyebutmu diam-diam dalam hati. Memanggilmu dengan nada do rendah.
dear kamu lelaki yg dingin, yg masih menjadi semangatku. Wajahmu hangat,tapi tidak kepadaku. Seberapa besar semangatku menyapu,,bercanda denganmu..beribu acuh kau tujukan padaku.
dear kamu lelaki yg juga melihatku. Beberapa kali kau melihatku, tapi entah apa maumu. Tak ada kata yg terlintas dikedua matamu. Dear lelaki.."
"Aku berdiri disisimu setiap hari. Aku duduk bersebelahan denganmu. Membersihkan mejamu yg penuh dengan kertas coretan sketsa gambarmu. Aku suka caramu melukiskan wajah-wajah itu. Menyediakan kertas-kertas untukmu, memberikan tumpukan buku-buku yg kau perlukan."
"Aku yang berusaha menahan tatapanku. Kamu yg berusaha acuh padaku. Aku yang menghentikan mauku. Kamu yg belari menjauh namun juga masih menatapku dari belakang."
"Aku yg sama denganmu. Aku tau posisiku. Aku yg sadar diri akan diriku. Aku yg bersalah dengan semua perasaan ini.
Aku..yang sama denganmu."
Aku yang sama denganmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar