Kutunggu di bawah jam dindingku.,kuseduh kopi hitam dulu
Senyum sudah kupasang sejak dari rumah
Hati sudah kubuka sejak saat itu
Bertahun tahun kutunggu dirimu..di belakang pintu.
Tiba saatku menjalankan tugasku..
masih kupasang senyumuku
Berdegup kencang oh hati yang malang
Gemetar rasa oh kaki yang lemah
Hari menjelang siang makin ku tegang
Derak sepatumu terdengar sampai telingaku
Kubuka pintu dengan tangan hangat
Kulihat parasmu nan ayu..masih dengan senyum yang palsu
Begerak cepat di depanku.,
Seperti biasa, cukup tiga detik kau tatap aku
Masih kutunggu esok pagi.,membuka pintu untukmu.
Siang dan malam kutunggu datang dan pulangmu
Masih di belakang pintu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar