Viewer

Jumat, 29 Agustus 2014

It's not what you wear. IT'S HOW YOU WEAR :)

Berbicara tentang life style apalagi soal fashion emang nggak ada matinya dan gak pernah jadi bahan pembicaraan yang basi. Dari tahun ke tahun perubahan selera berbusana udah mengalami banyak perubahan. Uniknya gaya berbusana bisa mengalami pengulangan gaya, misal nih gaya berbusana era '80an sekarang keluar lagi. Biasanya sih disebut vintage, old fashion, yang warnanya cenderung warna-warna pastel, ada juga yang sekarang lagi up to date corak busananya flower print, warna serba ngejreng kayak lampu disko.

Elo yang punya emak kelahiran era '60 atau '70 an pasti bakal nemuin di lemari mereka tumpukan baju mereka dengan corak yang kita gandrungi sekarang. Warna pastel, flower print atau pulkadot.  Kalo dulu kita lihat foto mereka di album dengan pakaian kayak gitu, pasti kita pernah ketawa dan bilang "ya ampun taon berapaa ini ma, norak bener warnanya!haha." Ternyata justru kita sekarang yang ingin merasakan keunikan style mereka dulu. Justru kita bangga banget tuh kalo dapet stuff yang kesannya vintage. Mulai dari baju dan aksesoris.

Selera fashion juga bermacam-macam tentunya, dan itu semacam branding ke diri kita. Kalo elo Syahrini lover elo pasti percaya semua yang dia pake adalah barang branded dan mahal. Because what? dia mulai muncul dan continue dengan make barang branded ternama dan melabelkan dirinya memang seperti itu, selera yang dia miliki adalah glamor dan itu nggak salah. Seperti kebanyakan anak band yang stylenya selalu catchy trendy chibi chibi hak hak hak.

Gue adalah tipikal cewek yang nggak terlalu ngikutin style fashion yang misalnya lagi musim nih. Gue lebih suka beli baju, celana, atau aksesoris yang emang cocok di badan dan warna kulit gue. Kalo tahun ini lagi musim tabrak warna gue gak akan ngikutin kalo jatohnya di gue justru tabrak lari. Kalo tahun lalu lagi nge-hits banget pake gelang setumpuk plus kalung berlapis baja, gue nggak akan serta mulia ngikutin kalo keliatannya di gue justru kayak toko berjalan. Kenapa? karena masalahnya adalah pertama, yang biasa kita jadiin contoh adalah artis dan para model yang mau digimanain juga pasti akan terlihat cantik dan pantes. Gue nggak bilang kalo kita gak berhak kayak mereka ya. Semua orang berhak tampil menawan, tapi menurut gue semua nggak harus ngikutin apa yang mungkin kurang cocok di kita. Kedua, kalo kita cuma pengen ngikutin style orang tapi kita sebenernya nggak PD justru keliatan nggak bagus. Kalo kita PD sama apa yang kita pake, no problem, mau style kekinian kek, mau old style kek. 

Bagaimanapun fashion bakal mempengaruhi gaya berbusana kita yang terpenting adalah apa yang pas untuk kita dan kepercayaan diri kita. Mau ngikutin gaya artis?why not toh kita deserve to be pretty..to be handsome..to be classy.
So, fashion adalah bagaimana kita menggunakannya. Bukan tentang apa yang kita pake atau apa yang lagi nge-hits. Kaos oblong aja kalo elo make bisa aja kesannya classy dan glamor (aksesorisnya kalung berlian, muehehehe).  


Salam, fashionista.( yang tak nista )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar