"Kamu ini lho, goblok nih..."
"Mau ngapain kok ambil PMDK di universitas swasta? mau jadi apa?aneh-aneh aja"
"Kok ngambil psikologi? Mas ini lho disini...mending ini...mau jadi apa,,,"
"Eh shinta udah punya mobil loh,,
"Biarin aja biar punya mobil tetep aja ndeso ga bisa dandan, ga gaul..
"Oh psikologi? em,,mas mu lho bisa masuk di sini.....sekarang udah kerja di sini..bla bla bla..
"Terus kalo papamu kerja swasta gimana nanti kuliahmu..bla bla bla....
Rentetan kalimat di atas diucapkan oleh sahabat masa SMP, orang yang terhormat, tetangga dan saudara.
Jauh sebelum itu, aku juga pernah mendengar walau telingaku baru berusia lima tahun. Kedua orangtuaku yang berusaha menutup rapat-rapat telingaku dari remehan kotor mereka. Mereka menutup telingaku, dan berusaha keras membuka mataku lebar-lebar apa yang bisa aku tunjukkan pada mereka semua.
Papaku selalu bilang, biarlah orang sibuk mengomentari kita sementara kita sibuk menjadi orang hebat hari demi hari. Sementara mereka menumpuk dosa, kita menumpuk pembuktian.
Aku hanya ingin mengutarakan ini dear orang yang tampaknya baik..
Aku memang bukan tipe perempuan yang suka berdandan ala cewek-cewek remaja kekinian. Tidak seheboh seorang sahabat yang pernah dulu dengan manisnya mencibirku.
Aku memang bodoh saat itu, tak pernah setega itu membalas umpatanmu hai teman..tapi akan lebih bodoh lagi saat aku menjadi dirimu yang sekarang :)
Aku memang tidak memiliki orang tua yang bekerja sebagai pegawai negeri, tetapi alhamdulillah keluargaku tak pernah mengusikmu wahai orang-orang yang sibuk mencibir..
Saya memang memilih perguruan tinggi swasta karena TIDAK semua PTN itu sempurna bapak..alhamdulillah saya sedikit lebih cerdas memilih dan dalam memiliki sudut pandang. terimakasih.
Saya memang memilih psikologi, karena tau banyak orang sedang sakit disekitar saya siapa tau kalian butuhkan demi jiwa yang lebih tentram nantinya, amin.
Semua yang pernah mengolok, mencibir, meremehkan saya..terimakasih berkat bantuan kalian saya bisa beberapa langkah didepan. Berkat kalian saya bisa membuka mata bagaimana caranya berlari mengejar mimpi saya. Berkat kalian juga saya tahu caranya bertahan dari istilah "dunia itu kejam" sedari kecil.
Menjadi kuat dan berhasil adalah pilihan dan bentukan dari apa yang telah kita terima.
Keren banget shin..
BalasHapusTerus buktikan pada mereka :D